Postingan

Sesal Yang Ku Rasa

Aku yang terdiam bersama dengan sepi Hanya bisu tak berbicara dalam hati Mengingat tentangmu yang dulu ada untukku Mengenang dirimu yang dulu mengisi hatiku Namun semuanya telah berubah Kini kamu tak lagi untukku Kini kamu melupakanku Ketika waktu itu aku dan kebodohanku melepaskanmu Tanpa berpikir akan apa yang ku lakukan Aku meninggalkanmu, aku menyakitimu, dan aku melukaimu Mungkin tak salah dengan apa yang terjadi kini Perubahan yang ada padamu, Berdasarkan apa yang telah aku lakukan dahulu Perasaan sesal terkadang menghampiri Mengusik diri dan hati ini Yang mengharapkan kamu akan kembali Yang berharap waktu kan mengerti Baru aku sadari kamulah pemilik hati ini Kamulah yang membuatku mengerti Membuatku ingin memiliki lagi Aku ingin mengatakannya padamu Tapi aku malu, malu mengharapmu yang dulu aku sia-siakan Malu memintamu yang dulu aku abaikan Kini aku hanya bisa berpasrah diri Untuk merelakan apa yang telah terlewati Dan aku berharap suatu saat kam...

Goodbye To My Romance

Masih teringat jelas tentang kita Bagaimana tidak ? Kamu adalah seseorang yang sempat mengisi hari-hariku Kamu adalah seseorang yang pernah membuat hidupku berwarna Iya itulah kamu bagiku Sejak awal mengenalmu Semuanya tak lagi semu Kesendirian yang selalu menemaniku, Kesepian yang selalu melanda hatiku, Seakan tak lagi kurasakan Indahnya dunia semakin menjadi nyata Berkat kehadiranmu untukku Atas segala perasaan yang ada di antara kita Namun dengan berjalannya waktu Perlahan cobaan datang menghampiri Dengan kamu yang mulai tak jujur padaku Dengan aku yang lelah oleh sikapmu Membuatku ingin mengakhiri kisah kita Walaupun pada awalnya berat untukku Walaupun hati kecil tak mau begitu Tetapi aku yakin aku mampu Aku tahu aku bisa Pertemuan yang terjadi diantara kita memang sempat indah adanya Namun jalan kita memang tak lagi sama Mau tidak mau, suka tidak suka Kita harus terima apa yang ada Dan percayalah, perpisahan kisah i...

Ironi Tanah Air

Tanah ku satu yang ku cinta Air ku satu yang ku punya Negara ku satu, Indonesia Disini aku lahir Disini aku hidup Bermula dari keluarga kecil Yang mengajari ku banyak hal Negeri ini punya banyak cerita Keindahan pesona alam Sumber daya alam yang melimpah ruah Tak lupa orang-orangnya yang ramah tamah Tentu hal itu menjadi sesuatu yang bisa ku banggakan Dari tanah air tercinta Yang memiliki berbagai cerita Bumi pertiwi menjadi perhiasan indah Pujian berdatangan dari berbagai orang-orang di luar neagara Tak ku pungkiri bahwa diri mengakuinya Tentang pesona yang ada di dalamnya Namun kisah pilu justru datang dari dalam negeri Disaat para petinggi hanya mengubar janji Ketika masyarakat yang tak sependapat Oknum-oknum tak bertanggung jawab Pejabat sebagai pencuri uang rakyat Penegak hukum berkoalisi dengan pelaku kriminal Pendidik yang tak terdidik Aku lelah, aku hanya lelah Masyarakat pun gerah Melihat oknum tak berhati bertingkah Menyaksikan oknum tak ber...

Sakitku Belajar

Masih teringat jelas kisah itu Kisah yang mampu membuatku tahu Tentang berartinya ketulusan hati Bersama janji yang harus dijaga dan ditepati Aku dan perasaan itu memang ada sejak dulu Tak habis walaupun waktu berlalu Meski kini masih samar-samar menghantui Namun tetap tak dapat ku  mengerti Keindahan itu memang ku akui Adanya membuat jiwa bahagia Membelai lembut hati yang beku Sembari menggoreskan luka disetiap belaiannya Hati ini memang belum mati Mengetahui bahwa segalanya tak berakhir disini Namun ku sadari itu tak mudah Menjalankan sesuatu bersama hati yang gundah Ku rasa kamu tak mengerti Bukan karena tak peduli Hanya saja ada yang kamu tutupi Untuk tetap menjaga hati Aku pernah terjatuh, namun aku bangkit Aku pernah terluka, namun segera ku obati Sakit ku mengajari untuk tetap berdiri Untuk dapat memahami sebuah arti

Kita Sadar Ingin Bersama

Sudah lama kita saling mengenal Mengetahui segala persamaan dan perbedaan Namun tetap saling menghargai Untuk dapat saling memahami Hari-hari kita jalani berdua Dengan perasaan suka maupun duka Menghabiskan siang malam bumi Untuk saling bersama dan bercerita Hati kita pun tak luput merasa Ikut bercerita dalam kisah kasih nyata Antara aku dan kamu Antara kamu dan aku Kita sadar ingin bersama Hanya saja kita tak bisa Entah apa yang menjadi penyebabnya Hanya saja kita tak bisa Kita percaya cinta itu ada Kita yakini takdir itu nyata Tuhan tahu apa yang kita mau Tapi tak menjadikan kita satu

Tersenyum Dan Menangis

Ada satu kenangan yang ku punya Puluhan foto yang tersimpan Berbagai cerita yang tersirat Memori itu tak pernah berubah Tentang kita yang dulu bersama Untuk rasa yang mewarnai jiwa Ku mengenang kenangan itu Saat dimana aku merasa teristimewa Karena kamu membuat segalanya berbeda Ku melihat kumpulan foto-foto itu Yang masih ku simpan rapi Yang selalu menjadi obat rinduku Dan ku mengingat cerita itu Saat kamu membuang sebuah perasaan semu Saat ku yakin kamulah satu untukku Tak pernah tertepiskan perasaan itu Bayang-bayang dulu yang masih menyelimuti hati Yang enggan beranjak tak mau pergi Seolah-olah semua itu terasa nyata Yang membuatku merasakannya dengan seksama Tersenyum dan menangis disaat yang sama

Tetaplah Disini

Aku dan luka ini takkan pernah terlupa Aku dan sakit ini hanya bisa diam merasa Terlalu lama membekas dalam relung jiwa Yang ku tak tahu kapan perginya Tertatih ku mencoba berdiri Berjalan dan tak ingin ku berlari Mengejar kamu dan rasa itu Yang memberiku harapan semu Kamu yang tampak ada Begitu nyata ku rasakan Namun berbandingan dengan kenyataannya Bahwa kamu jauh dalam jangkauan rasa Tak pernah terlintas dalam benak ini Bahwa segalanya cepat berlalu Hari-hari indah itu Kini tinggal menjadi kisah harapku Dan itu terasa membingungkan ku Karena aku ingin kamu jangan pernah mendekat lagi Namun hati juga tak ingin kamu untuk pergi Jadi aku mohon tetaplah kau disini

"Aku Pun Terlalu Tua"

Tak kenalkah kau dengan kata “cukup” Disaat serakah menguasai diri untuk memanfaatkan semua ini ? Tak tahukah kau dengan kata “sederhana” Disaat nafsu menjadikan perilaku sebagai bencana ? Mungkin aku hanya bisa memendam Mungkin aku hanya bisa menahan Perbuatan yang tak bertanggung jawab Terhadap sikap acuh yang tak beradab Sadarkah kau disaat aku menggertak ? Memperingatkan kau atas perlakuan tak peduli Mempermainkanku bagai kau tak punya hati Membuatku lelah terus kau sakiti Apa salahku padamu ? Aku tak pernah menyakitimu Bahkan aku tak pernah mengusikmu Ku sediakan semua yang kau perlu Ku berikan semua yang kau mau Namun inikah balasanmu ? Haruskah aku meluapkannya agar kau tahu ? Ku mohon berhenti untuk melukai Dan aku mohon untuk sadarkan diri Jaga dan rawatlah aku sebagaimana mestinya Lestarikanlah aku agar semua insan dapat merasakannya Sebelumnya aku meminta maaf Keluh kesah dari lubuk hati Ada pesan yang ingin ku sampaikan Dari ku, Bumi yang ham...

Maafkan Perasaan Ini

Mungkin kamu sudah tak asing dengan apa yang aku lakukan Dengan aku yang berbicara tentangmu Dengan aku yang memperhatikanmu Dan dengan apa yang aku perbuat untukmu Mungkin bagiku itu merupakan sebuah upaya Upaya untuk aku meluapkan, dan Menunjukan apa yang aku rasakan Namun mungkin tidak untukmu Mungkin saja apa yang aku lakukan membuatmu tidak nyaman Mungkin saja apa yang aku ucapkan membuatmu tidak senang Mungkin saja dengan mengirimkan sebuah sms membuatmu risih Atau bahkan mungkin, dengan kehadiranku membuat kamu muak Dan itu bisa saja terjadi Karena aku tak tau apa yang kamu rasakan Dan aku juga tak tau apa yang ada di dalam hatimu Aku sadar diri akan hal itu Namun disini aku hanya berusaha Berusaha untuk menunjukannya padamu Caraku mungkin berbeda Atau mungkin caraku salah Tapi terlepas dari itu semua Aku hanya ingin melakukan yang terbaik untukmu Dan jika memang ada dari caraku yang salah Ada dari perbuatanku yang sal...

Kebahagiaan yang Kau Bawa Pergi

Sakit hatiku bukan karena kamu melukai hati ini lagi Kesedihanku bukan karena kamu mengabaikan perasaanku ini Tapi karena kamu meninggalkan aku ! Meninggalkan aku untuk selama-lamanya ! Baru beberapa hari belakangan ini perhatian darimu begitu banyak kurasakan Dirimu yang tak seperti dulu Membuat aku dan rasaku kembali untukmu Kamu merawatku disaat aku sedang sakit Dan disaat yang bersamaan pula kamu sedang sakit Namun kamu tidak menunjukannya dihadapku Dan kini ketika aku benar-benar mempercayaimu Benar-benar yakin akanmu Kamu malah meninggalkan aku Meninggalkan aku dengan luka yang lebih hebat dari yang dulu pernah kamu berikan Kenapa kamu pergi ? Kenapa kamu meninggalkan aku dengan kasih sayangmu disaat cinta kembali diantara kita ? Kenapa kamu meninggalkan aku disaat perasaanmu berjanji untuk selalu ada ? Dan mengapa kamu meninggalkan aku disaat bibir manismu mengucap ikrar untuk setia ?